BRMP Aceh Kawal Distribusi Benih Padi PM-AAS di Empat Kabupaten
Aceh — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh melakukan pengawalan distribusi benih padi Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) untuk usulan tahap I di empat kabupaten, yaitu Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.
Pengawalan dilakukan oleh Tim BRMP Aceh bersama Koordinator Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten, Dinas Pertanian, Koordinator Penyuluh (Korluh), serta penyuluh WKPP. Kegiatan ini bertujuan memastikan distribusi benih sesuai dengan kebutuhan kelompok tani penerima bantuan.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan terhadap ketepatan jumlah benih, varietas, serta masa edar benih. Hal tersebut dilakukan agar benih yang diterima sesuai dengan luas lahan yang diusulkan oleh masing-masing kelompok tani.
Pada tahap I, distribusi benih padi PM-AAS mencakup Kabupaten Bireuen seluas 237 hektare, Aceh Utara 478 hektare, Aceh Timur 290 hektare, dan Aceh Tamiang 83 hektare. Bantuan benih diberikan dengan kebutuhan 70 kg per hektare menggunakan varietas unggul.
Sebagian besar benih yang didistribusikan merupakan varietas Inpari 32 HDB, yang memiliki daya adaptasi dan potensi produktivitas yang baik.
BRMP Aceh terus mendorong agar benih yang telah diterima segera ditanam dan dibudidayakan dengan menerapkan teknologi pertanian melalui sistem PM-AAS. Langkah ini diharapkan dapat mendukung perluasan areal tanam sekaligus meningkatkan produktivitas dan produksi padi di Aceh.